Rabu, 23 Oktober 2013

financial dalam perusahaan di bidang Ti

Microsoft
Perusahaan ini dijalankan oleh dewan direktur yang terdiri dari orang-orang luar perusahaan, sebagaimana perusahaan-perusahaan yang diperdagangkan publik. Anggota dewan direktur Microsoft pada bulan Juni 2010 adalah: Steve Ballmer, Dina Dublon, Bill Gates (chairman), Raymond Gilmartin, Reed Hastings, Maria Klawe, David Marquardt, Charles Noski, dan Helmut Panke.]Anggota dewan dipilih setiap tahun dalam rapat umum pemegang saham tahunan dengan sistem suara mayoritas. Ada lima komite di dalam dewan yang bertanggung jawab atas urusan-urusan yang lebih spesifik. Komite-komite tersebut adalah Audit Committee, yang mengurus akuntansi, termasuk audit dan pelaporan; Compensation Committee, yang menyetujui kompensasi untuk CEO dan karyawan perusahaan lainnya; Finance Committee, yang menangani urusan keuangan seperti mengusulkan merger dan akuisisi; Governance and Nominating Committee, yang menangani berbagai urusan perusahaan, termasuk pencalonan anggota dewan; dan Antitrust Compliance Committee, yang berupaya mencegah perusahaan melanggar hukum antitrust.

Grafik sejarah lima tahun saham (NASDAQ:MSFT) pada 29 September 2009.
Ketika Microsoft membuka diri ke publik dan melakukan penawaran umum perdana pada tahun 1986, harga saham pembukanya adalah $21; setelah hari perdagangan, harga ditutup pada level $27,75. Pada bulan Juli 2010, dengan sembilan pembagian saham perusahaan,saham IPO apapun akan dikali 288; jika seseorang membeli IPO hari ini setelah dibagi dan faktor lainnya, harganya menjadi 9 sen. Harga saham Microsoft mencapai puncaknya pada tahun 1999 di level $119 ($60,928 jika disesuaikan dengan pembagian). Perusahaan ini mulai menawarkan dividen pada 16 Januari 2003, dimulai dari 8 sen per lembar untuk tahun fiskal, diikuti dengan dividen 16 sen per lembar pada tahun selanjutnya, berubah dari dividen per tahun ke per kuartal pada tahun 2005 dengan 8 sen per lembar per kuartal dan pembayaran sekali khusus sebesar 3 dolar per lembar untuk kuartal kedua tahun fiskal. Meski perusahaan ini mengalami peningkatan pembayaran dividen, harga saham Microsoft tetap stabil selama bertahun-tahun.
Salah satu taktik bisnis Microsoft, yaitu "ikuti, perluas, dan hentikan," awalnya mengikuti standar atau produk yang bersaing, kemudian memperluasnya menjadi versi sendiri yang kemudian tidak kompatibel dengan standar yang ada, yang pada akhirnya menghentikan persaingan yang tidak sejalan dengan versi baru Microsoft Berbagai perusahaan dan pemerintahan menuntut Microsoft atas taktik ini, sehingga memunculkan tuntutan hukum senilai miliaran dolar terhadap perusahaan ini. Microsoft mengklaim strategi awalnya tidak anti-persaingan, namun hanya berupa penerapan kebijakan mereka untuk mengimplementasikan fitur-fitur yang diyakini diinginkan pengguna.

Financial
Standard and Poor's dan Moody's telah memberikan penilaian AAA kepada Microsoft yang asetnya bernilai $41 miliar dengan $8,5 miliar dalam bentuk utang tanpa jaminan. Menanggapi penilaian ini, pada Februari 2011, Microsoft merilis obligasi perusahaan senilai $2,25 miliar dengan nilai pinjam relatif rendah jika dibandingkan dengan obligasi pemerintah
Untuk pertama kalinya dalam 20 tahun, Apple Inc. mengalahkan Microsoft dalam hal laba dan pendapatan per kuartal pada Q1 2011 akibat melemahnya penjualan PC dan kerugian besar Microsoft Online Services Division (yang mengurus mesin pencari Bing). Laba Microsoft sebesar $5,2 miliar, sementara Apple $6 miliar, dengan pendapatan $14,5 miliar dan $24,7 miliar secara berturut-turut.
Microsoft Online Services Division terus-terusan merugi sejak 2006 dan pada Q1 2011, divisi ini mengalami kerugian sebesar $726 juta. Kerugian ini mengikuti kerugian sebesar $2,5 miliar pada tahun 2010
Pada tanggal 20 Juli 2012, Microsot mengalami kerugian kuartal pertamanya, meski mencetak rekor pendapatan untuk kuartal dan tahun fiskal tersebut. Microsoft melaporkan kerugian bersih sebesar $492 juta; akuisisi perusahaan periklanan aQuantive pada tahun 2007 dengan nilai $6,2 miliar dan masalah yang terkait dengannya disebut-sebut sebagai penyebab kerugian ini



Jumat, 29 Juni 2012


E-comerrce
Bhinneka.com adalah bisnis online store yang bergerak di bidang penjualan perangkat-perangkat IT atau teknologi. Penjualan ini didukung oleh berbagai macam outlet dari bhinneka.com yang tersebar luas di beberapa tempat di jakarta sehingga dapat menjangkau tempat-tempat yang jauh dan memudahkan pengiriman maupun pembelian secara langsung, hal ini juga didukung oleh online website yang tidak hanya berfungsi untuk memberikan informasi akan tetapi juga berfungsi sebagai tempat bertransaksi, ini memberikan kemudahan kepada calon pelanggan karena mereka tidak harus langsung datang ke toko tapi bisa membeli dengan transaksi secara online, salah satu hal yang sangat diunggulkan dan disebut sebagai hal yang sangat penting dari situs bhinneka.com adalah fasilitas yang menyediakan harga-harga barang-barang elektronik dalam segala macam jenis dan tipenya. Hal ini membuat para calon pembeli dapat membandingkan dengan tempat lainnya sehingga bisa menentukan pilihan yang tepat. Banyak para pengguna internet yang menggunakan website ini sebagai tempat untuk mendapatkan referensi dari harga barang-barang elektronik.


target market : semua orang yang mengunjungi situs ini

produk : barang elektronik

place : internet

  http://www.bhinneka.com

pengalaman
Hari Rabu (18/06/2008) seharian saya di kantor menunggu, tapi kurir tidak datang, ditelpon pun juga enggak. Hari Kamis (19/06/2008) sama saja, tidak ada kabar. Hari Jumat (20/06/2008) tidak ada perubahan. Sehingga sekitar jam 4 sore saya telpon Titi, jawabannya barang belum ada, sudah dis-continued (lho, ini apa-apaan? Kemarin katanya ada dan siap dikirim, sekarang beda lagi?). Saya disuruh nutup telpon dan akan dihubungi sebelum jam 5 sore untuk kepastian. Nyatanya, sampai jam 12 malam (batas hp saya on), tidak ada yang menghubungi saya.

Analisis
Analisis E Commerce
Electronic Commerce (Perniagaan Elektronik), sebagai bagian dari Electronic Business (bisnis yang dilakukan dengan menggunakan electronic transmission), oleh para ahli dan pelaku bisnis dicoba dirumuskan definisinya. Secara umum e-commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan/perniagaan barang atau jasa (trade of goods and service) dengan menggunakan media elektronik. Jelas, selain dari yang telah disebutkan di atas, bahwa kegiatan perniagaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan bisnis. Kesimpulannya, “e-commerce is a part of e-business”. Media elektronik yang dibicarakan di dalam tulisan ini untuk sementara hanya difokuskan dalam hal penggunaan media internet. Pasalnya, penggunaan internetlah yang saat ini paling populer digunakan oleh banyak orang, selain merupakan hal yang bisa dikategorikan sebagai hal yang sedang ‘booming’. Perlu digarisbawahi, dengan adanya perkembangan teknologi di masa mendatang, terbuka kemungkinan adanya penggunaan media jaringan lain selain internet dalam e-commerce. Jadi pemikiran kita jangan hanya terpaku pada penggunaan media internet belaka. Penggunaan internet dipilih oleh kebanyakan orang sekarang ini karena kemudahan-kemudahan yang dimiliki oleh jaringan internet, yaitu: Internet sebagai jaringan publik yang sangat besar (huge/widespread network), layaknya yang dimiliki suatu jaringan publik elektronik, yaitu murah, cepat dan kemudahan akses. Menggunakan electronic data sebagai media penyampaian pesan/data sehingga dapat dilakukan pengiriman dan penerimaan informasi secara mudah dan ringkas, baik dalam bentuk data elektronik analog maupun digital. Dari apa yang telah diuraikan di atas, dengan kata lain; di dalam e-commerce, para pihak yang melakukan kegiatan perdagangan/perniagaan hanya berhubungan melalui suatu jaringan publik (public network) yang dalam perkembangan terakhir menggunakan media internet. E-commerce adalah kegiatan-kegiatan bisnis yang menyangkut konsumen (consumers), manufaktur (manufactures), service providers dan pedagang perantara (intermediaries) dengan menggunakan jaringan-jaringan komputer (komputer networks) yaitu internet. Julian Ding dalam bukunya E-commerce: Law & Practice, mengemukakan bahwa e-commerce sebagai suatu konsep yang tidak dapat didefinisikan. E-commerce memiliki arti yang berbeda bagi orang yang berbeda. Sedangkan Onno W. Purbo dan Aang Wahyudi yang mengutip pendapatnya David Baum, menyebutkan bahwa: “e-commerce is a dynamic set of technologies, aplications, and business procces that link enterprises, consumers, and communities through electronic transaction and the electronic exchange of goods, services, and information”. Bahwa e-commerce merupakan suatu set dinamis teknologi, aplikasi dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen dan komunitas melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelayanan dan informasi yang dilakukan secara elektronik. E-commerce digunakan sebagai transaksi bisnis antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lain, antara perusahaan dengan pelanggan (customer), atau antara perusahaan dengan institusi yang bergerak dalam pelayanan public. Jika diklasifikasikan, sistem e-commerce terbagi menjadi tiga tipe aplikasi, yaitu:
· Electronic Markets (EMs).
EMs adalah sebuah sarana yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk melakukan/menyajikan penawaran dalam sebuah segmen pasar, sehingga pembeli dapat membandingkan berbagai macam harga yang ditawarkan. Dalam pengertian lain, EMs adalah sebuah sistem informasi antar organisasi yang menyediakan fasilitas-fasilitas bagi para penjual dan pembeli untuk bertukar informasi tentang harga dan produk yang ditawarkan. Keuntungan fasilitas EMs bagi pelanggan adalah terlihat lebih nyata dan efisien dalam hal waktu. Sedangkan bagi penjual, ia dapat mendistribusikan informasi mengenai produk dan service yang ditawarkan dengan lebih cepat sehingga dapat menarik pelanggan lebih banyak.
· Electronic Data Interchange (EDI).
EDI adalah sarana untuk mengefisienkan pertukaran data transaksi-transaksi reguler yang berulang dalam jumlah besar antara organisasi-organisasi komersial.
Secara formal EDI didefinisikan oleh International Data Exchange Association (IDEA) sebagai “transfer data terstruktur dengan format standard yang telah disetujui yang dilakukan dari satu sistem komputer ke sistem komputer yang lain dengan menggunakan media elektronik”.
EDI sangat luas penggunaannya, biasanya digunakan oleh kelompok retail yang besar ketika melakukan bisnis dagang dengan para supplier mereka.
EDI memiliki standarisasi pengkodean transaksi perdagangan, sehingga organisasi komersial tersebut dapat berkomunikasi secara langsung dari satu sistem komputer yang satu ke sistem komputer yang lain tanpa memerlukan hardcopy, faktur, serta terhindar dari penundaan, kesalahan yang tidak disengaja dalam penanganan berkas dan intervensi dari manusia.
Keuntungan dalam menggunakan EDI adalah waktu pemesanan yang singkat, mengurangi biaya, mengurangi kesalahan, memperoleh respon yang cepat, pengiriman faktur yang cepat dan akurat serta pembayaran dapat dilakukan secara elektronik.
· Internet Commerce.
Internet commerce adalah penggunaan internet yang berbasis teknologi
informasi dan komunikasi untuk perdagangan. Kegiatan komersial ini seperti iklan dalam penjualan produk dan jasa. Transaksi yang dapat dilakukan di internet antara lain pemesanan/pembelian barang dimana barang akan dikirim melalui pos atau sarana lain setelah uang ditransfer ke rekening penjual.
Penggunaan internet sebagai media pemasaran dan saluran penjualan terbukti mempunyai keuntungan antara lain untuk beberapa produk tertentu lebih sesuai ditawarkan melalui internet; harga lebih murah mengingat membuat situs di internet lebih murah biayanya dibandingkan dengan membuka outlet retail di berbagai tempat; internet merupakan media promosi perusahaan
dan produk yang paling tepat dengan harga yang relatif lebih murah; serta pembelian melalui internet akan diikuti dengan layanan pengantaran barang sampai di tempat pemesan.
Karakteristik E-Commerce.
Berbeda dengan transaksi perdagangan biasa, transaksi e-commerce memiliki beberapa karakteristik yang sangat khusus, yaitu :
Transaksi tanpa batas
Sebelum era internet, batas-batas geografi menjadi penghalang suatu perusahaan atau individu yang ingin go-international. Sehingga, hanya perusahaan atau individu dengan modal besar yang dapat memasarkan produknya ke luar negeri.Dewasa ini dengan internet pengusaha kecil dan menengah dapat memasarkan produknya secara internasional cukup dengan membuat situs web atau dengan memasang iklan di situs-situs internet tanpa batas waktu (24 jam), dan tentu saja pelanggan dari seluruh dunia dapat mengakses situs tersebut dan melakukan transaksi secara on line.
Transaksi anonim
Para penjual dan pembeli dalam transaksi melalui internet tidak harus bertemu muka satu sama lainnya. Penjual tidak memerlukan nama dari pembeli sepanjang mengenai pembayarannya telah diotorisasi oleh penyedia sistem pembayaran yang ditentukan, yang biasanya dengan kartu kredit.
Produk digital dan non digital
Produk-produk digital seperti software komputer, musik dan produk lain yang bersifat digital dapat dipasarkan melalui internet dengan cara mendownload secara elektronik. Dalam perkembangannya obyek yang ditawarkan melalui internet juga meliputi barang-barang kebutuhan hidup lainnya.
Produk barang tak berwujud
Banyak perusahaan yang bergerak di bidang e-commercen dengan menawarkan barang tak berwujud separti data, software dan ide-ide yang dijual melalui internet.
Implementasi e-commerce pada dunia industri yang penerapannya semakin lama semakin luas tidak hanya mengubah suasana kompetisi menjadi semakin dinamis dan global, namun telah membentuk suatu masyarakat tersendiri yang dinamakan Komunitas Bisnis Elektronik (Electronic Business Community). Komunitas ini memanfaatkan cyberspace sebagai tempat bertemu, berkomunikasi, dan berkoordinasi ini secara intens memanfaatkan media dan infrastruktur telekomunikasi dan teknologi informasi dalam menjalankan kegiatannya sehari-hari. Seperti halnya pada masyarakat tradisional, pertemuan antara berbagai pihak dengan beragam kepentingan secara natural telah membentuk sebuah pasar tersendiri tempat bertemunya permintaan (demand) dan penawaran (supply). Transaksi yang terjadi antara demand dan supply dapat dengan mudah dilakukan walaupun yang bersangkutan berada dalam sisi geografis yang berbeda karena kemajuan dan perkembangan teknologi informasi, yang dalam hal ini adalah teknologi e-commerce.
Secara umum e-commerce dapat diklasifasikan menjadi dua jenis yaitu; Business to Business (B2B) dan Business to Consumer (B2C).
Business to Business (B2B) adalah sistem komunikasi bisnis on-line antar pelaku bisnis, sedangkan Business to Consumer (B2C) merupakan mekanisme toko on-line (electronic shopping mall), yaitu transaksi antara e-merchant dengan e-customer
Dalam Business to Business pada umumnya transaksi dilakukan oleh para trading partners yang sudah saling kenal dengan format data yang telah disepakati bersama. Sedangkan dalam Business to Customer sifatnya terbuka untuk publik, sehingga setiap individu dapat mengaksesnya melalui suatu web server. Dalam kajian ini, untuk selanjutnya yang akan dibahas adalah Business to
Customer.
Mekanisme E-Commerce.
Transaksi elektronik antara e-merchant (pihak yang menawarkan barang atau jasa melalui internet) dengan e-customer (pihak yang membeli barang atau jasa melalui internet) yang terjadi di dunia maya atau di internet pada umumnya berlangsung secara paperless transaction, sedangkan dokumen yang digunakan dalam transaksi tersebut bukanlah paper document, melainkan dokumen
elektronik (digital document).
Kontrak on line dalam e-commerce menurut Santiago Cavanillas dan A. Martines Nadal, seperti yang dikutip oleh Arsyad Sanusi memiliki banyak tipe dan variasi yaitu :
Kontrak melalui chatting dan video conference;
Kontrak melalui e-mail;
Kontrak melalui web atau situs.
Chatting dan Video Conference adalah alat komunikasi yang disediakan oleh internet yang biasa digunakan untuk dialog interaktif secara langsung. Dengan chatting seseorang dapat berkomunikasi secara langsung dengan orang lain persis seperti telepon, hanya saja komunikasi lewat chatting ini adalah tulisan atau pernyataan yang terbaca pada komputer masing-masing.
Sesuai dengan namanya, video conference adalah alat untuk berbicara dengan beberapa pihak dengan melihat gambar dan mendengar suara secara langsung pihak yang dihubungi dengan alat ini. Dengan demikian melakukan kontrak dengan menggunakan jasa chatting dan video conference ini dapat dilakukan secara langsung antara beberapa pihak dengan menggunakan sarana komputer atau monitor televisi. Kontrak melalui e-mail adalah salah satu kontrak on-line yang sangat populer karena pengguna e-mail saat ini sangat banyak dan mendunia dengan biaya yang sangat murah dan waktu yang efisien. Untuk memperoleh alamat e-mail dapat dilakukan dengan cara mendaftarkan diri kepada penyedia layanan e-mail gratis atau dengan mendaftarkan diri sebagai subscriber pada server atau ISP tertentu. Kontrak e-mail dapat berupa penawaran yang dikirimkan kepada seseorang atau kepada banyak orang yang tergabung dalam sebuah mailing list, serta penerimaan dan pemberitahuan penerimaan yang seluruhnya dikirimkan melalui e-mail. Di samping itu kontrak e-mail dapat dilakukan dengan penawaran barangnya diberikan melalui situs web yang memposting penawarannya, sedangkan penerimaannya dilakukan melalui e-mail. Kontrak melalui web dapat dilakukan dengan cara situs web seorang supplier (baik yang berlokasi di server supplier maupun diletakkan pada server pihak ketiga) memiliki diskripsi produk atau jasa dan satu seri halaman yang bersifat self-contraction, yaitu dapat digunakan untuk membuat kontrak sendiri, yang memungkinkan pengunjung web untuk memesan produk atau jasa tersebut.
Para konsumen harus menyediakan informasi personal dan harus menyertakan nomor kartu kredit.
Selanjutnya, mekanismenya adalah sebagai berikut:
- untuk produk on line yang berupa software, pembeli diizinkan untuk men-download-nya;
- untuk produk yang berwujud fisik, pengiriman barang dilakukan sampai di rumah konsumen;
- untuk pembelian jasa, supplier menyediakan untuk melayani konsumen sesuai dengan waktu dan tempat yang telah ditentukan dalam perjanjian. Mekanisme transaksi elektronik dengan e-commerce dimulai dengan adanya penawaran suatu produk tertentu oleh penjual (misalnya bertempat kedudukan di USA) di suatu website melalui server yang berada di Indonesia (misalnya detik.com). Apabila konsumen Indonesia melakukan pembelian, maka konsumen tersebut akan mengisi order mail yang telah disediakan oleh pihak penjual.(ub.ac.id)
website dikategorikan sebagai website E-commerce bila website tersebut dalam praktiknya menjual sebuah produk atau jasa. Website bersangkutan mempertemukan kesepakatan transaksi antara e-merchant dan e-customer mengenai produk atau jasa yang dijual melalui website tersebut. Dalam website bersangkutan terdapat fitur-fitur yang digunakan untuk memudahkan transaksi.
Nov 29
Amazon dan eBay  ini adalah situs e-commerce atau lebih gampangnya kita sebut saja dengan situs Jual-Beli . . Pada saat ini situs-situs ini sangat diminati oleh masyarakat pengguna internet untuk membeli atau pun menjual barang . . Pada kasus ini saya akan mencari film Harry Potter and the Half-Blood Prince versi Blu-ray untuk menganalisa kedua situs tersebut . .
.: Amazon :. Kelebihan :
Pada situs ini, fitur-fitur yang ditampilkan bagus
Search engine yang di tampilkan bagus, dalam artian, jika kita mencari barang yang kita inginkan dengan keyword yang jelas akan langsung ketemu . .
Di situs ini, jika kita menuliskan Harry Potter and the Half-Blood Prince Blu-ray version, maka akan langsung ketemu, karena pada situs ini, film ini dibagi-bagi menurut formatnya seperti DVD, Blu-ray, VCD, dll . .
Di situs ini, terdapat promo-promo khusus untuk pembeli yang disediakan untuk para pembeli seperti potongan harga atau diskon . .
Kita dapat melihat berapa banyak orang yang membeli film Harry Potter and the Half-Blood Prince di situs ini, sehingga secara tidak langsung kita dapat mempercayai toko tersebut . .
Di Amazon film ini akan diulas habis seperti siapa saja aktor yang main di film tersebut, sutradara, review film,  movie trailer, dan lain sebagainya . .
Jika kita ingin membeli film tersebut, atau kita mau transaksi, kita akan diproteksi (verisign) agar aman dari pihak-pihak yang “nakal” . .
Kekurangan :
Di Amazon, Jika kita pertama membuka kali membuka situs tersebut dan ingin membeli barang di situs tersebut, kita bingung karena disitu tombol untuk membeli barang adalah “add to cart” bahasa yang tidak lazim digunakan untuk situs jual beli yang biasanya menggunakan “Buy it now” . .
Barang yang ditawarkan tergolong lebih mahal dari pada eBay . .
.: eBay :. Kelebihan :
eBay mempertahankan sejumlah situs khusus. EBay Pulse, misalnya, memberikan informasi tentang istilah pencarian populer, tren, dan item yang paling banyak ditonton. .
Terdapat konten ebay Komunitas lain termasuk Discussion Boards, Groups, Answer Center, Chat Rooms, and Reviews & Guides . .
eBay memiliki penawaran mobile yang kuat, termasuk SMS alert, situs WAP, Java ME client, dan aplikasi iPhone Apple tersedia di pasar tertentu . .
Best of eBay adalah situs khusus untuk mencari item yang paling-tidak biasa di situs eBay. Pengguna dapat memilih dan mencalonkan pada daftar yang mereka temukan. .
Terdapat juga fitur-fitur yang ditampilkan di Amazon yakni aktor yang main di film tersebut, sutradara, review film,  movie trailer, dan lain sebagainya . .
Sama seperti Amazon, jika kita ingin membeli film tersebut, atau kita mau transaksi, kita akan diproteksi (verisign) agar aman dari pihak-pihak yang “nakal” . .
Kekurangan :
Pada situs ini fitur yang ditampilkan masih kalah bagus dengan pesaingnya yakni Amazon . .
Dalam melakukan pencarian judul film tersebut, pada eBay ini membingungkan, dikarenakan eBay tidak menggolongkan film ini pada formatnya sehingga terjadi kesemrawutan pada hasil pencarian tersebut . .
Pada situs ini menurut orang-orang yang pernah membeli barang disitu pernah ketipu . . Mungkin ini adalah alasan mengapa barang yang ditawarkan di eBay lebih murang dibandingkan Amazone, banyak terdapat barang yang kosong / tidak ada tetapi tetap ditawarkan pada pembeli, dan pada akhirnya pembeli tertipu.(dani.ub.ac.id)
saya akan beli produk di amzon daripada di ebay. Di amazon lebih aman dan yang paling penting saya udah percaya dengan amazon, ibarat di suruh milih beli sepeda motor merek Cina sama sepeda motor merek Jepang, istilahnya one heart.
Diposkan oleh anwin di 07:52

Jumat, 13 April 2012


Nama : Valda iriando(58410344)
         Gilang wicaksono(59410130)

ENKAPSULASI

Definisi enkapsulasi sendiri yaitu Pembungkusan variabel dan method dalam sebuah obyek yang terlindungi serta menyediakan interface untuk mengakses variabel tersebut.
Selain itu Enkapsulasi  dapat di definisikan sebagai pembungkus, pembungkus disini dimaksudkan untuk menjaga suatu proses program agar tidak dapat diakses secara sembarangan atau di intervensi oleh program lain.
Macam-macam enkapsulasi yaitu:
a. private = tidak bisa diakses oleh sembarang class
b. public = bisa diakses oleh siapapun, semua default method, class atau variable itu public       jika tidak diberi enkapsulasi
c. protected
Fungsi atau kegunaan dari enkapsulasi. Ada beberapa alasan, diantaranya :

1. Membuat struktur program semakin gamblang. Pemrogram dan orang yang membaca dokumentasinya (seandainya suatu saat programnya terbuka kodenya/open source) tidak akan kebingungan lagi dalam melakukan analisis terhadap kode yang jumlahnya ratusan hingga jutaan.

2. Mengurangi kesulitan terhadap proses debugging. Dengan menerapkan konsep enkapsulasi berarti telah mendukung modularitas seutuhnya. Program besar dapat dipecah menjadi subprogram. Berbeda dengan prosedural(dulu pernah merasakan pertama kali belajar pemrograman semester satu make bahasa c++), sepertinya mudah di awal. Tetapi ketika muncul bugs, baru kita pontang-panting mencarinya. Apalagi saat menambahkan fitur, susahnya minta ampun ketika programnya mau dibongkar-pasang. Inilah keunggulan modularitas OOP, yang mengusung enkapsulasi.

3. Tidak terjadi tumpang tindih(misal penggunaan variable di satu method atau kelas, yang namanya bisa aja sama dengan variable yang ada di method atau kelas lain) antara satu dengan lainnya.

4. Kita tidak perlu tahu bagaimana para perancang program membuat programnya secara teliti dan rinci/detail. Misalnya, Anda ingin membeli mobil. Otomatis Anda tidak harus tahu dulu bagaimana mobil tersebut di buat, menggunakan mesin arsitektur apa, penjelasan tentang mengapa kursi dipasang dengan posisi sedemikian, bagaimana cara mobil mengaliri tenaga listrik ke seluruh tubuhnya(secara detail, semenjak mesin dihidupkan) dan segenap kerumitan lain. Yang harus anda tahu hanyalah, prosedur pembelian mobil, cara menyetir mobil, dan beberapa argumen lain yang lebih mengedepankan fungsionalitas dari barang yang kita beli. Ketika ditransformasi di dunia pemrograman, 
hukum yang sama berlaku. Kita tidak harus tahu bagaimana sulitnya programmer merancang algoritma, mengetik kode sumber, mengcompile program, melakukan debugging, hingga menjadi program utuh. Belum lagi ketika masih dalam versi beta, sehingga proses maintenance masih dijalankan pada program.

contoh:
1.       pertama buat file enkapulasi sederhana.

class belajar{

public String x =”Pintar”;

private String y = “Java”;

}
simpan dalam belajar.java
disini kita membuat class yang bernama belajar lalu didalam class terserbut ada beberapa pendeklarasian suatu object yaitu x dan y yang bertipe data string dan  berisi sebuah string “Pintar” pada x dan “Java” pada x. file ini dimaksudnya untuk enkapulasi, nanti akan dipanggil  pada program utama yang akan dibuat. Pada variabel x dan y harus dibuat public, jika dibuat private di program utama tidak akan bisa diakses. Karena jika diberi private berarti variable tersebut hanya bisa digunakan pada file itu sendiri.
2.       Buat file program utamanya

public class pintar{

public static void main(String[]args){


belajar  panggil = new belajar();

System.out.println(“Panggil X : “+panggil.x);

System.out.println(“Panggil Y : “+panggil.y);
}}
simpan dalam pintar.java
Pembuatan variabel “panggil” dengan menghubungkan nya dengan file enkapulasi “belajar” yang telah kita buat tadi. Lalu cara memanggil objek yang berada di file enkapulasi seperti yang ada diatas yaitu : (variabel yang telah disesuaikan dengan file yang duhbungkan ex:panggil).(variabel yang ingin diambil). Contoh diatas panggil.x, variabel yang telah dihubungkan dengan file enkapulasinya dalah “panggil” lalu yang ingin variabel object yang akan dipanggil adalah “x” yang berisi string “Pintar. Untuk menjalankan program, file yang di compile adalah file enkapulasinya dan file utama, tapi yang akan di run cukup file utamanya karena di file utama akan memanggil file enkapulasinya. Begini outputnya : 


Jumat, 06 April 2012

Tugas PBO

Nama:   Valda Iriando Paiki (58410344)
             Gilang Wicaksono  (59410130)


perbedaan pemrograman terstruktur dan berbasis objek
Sebelum kita mengulas apa itu perbedaan pemrograman terstruktur dengan pemrograman berorientasi objek. Terlebih dahulu kita mengetahui masing – masing dari arti pemrograman terstruktur dan pemrograman berorientasi objek itu sendiri.......
OOP (Object-Oriented Programming)
Pemrograman berorientasi objek ( lebih di kenal dengan object-oriented programming disingkat OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya.
Bahasa pemrograman yang mendukung OOP antara lain:
1.         Visual Foxpro
2.         Java
3.         C++
4.         Pascal (bahasa pemrograman)
5.         Visual Basic.NET
6.         SIMULA
7.         Smalltalk
8.         Ruby
9.         Python
10.       PHP
11.        C#
12.       Delphi
13.       Eiffel
14.       Perl
15.       Adobe Flash AS 3.0


Pemrograman Terstruktur
Pemrograman Terstruktur adalah suatu proses untuk mengimplementasikan urutan langkah untuk menyelesaikan suatu masalah dalam bentuk program.
Selain pengertian diatas Pemrograman Terstruktur adalah suatu aktifitas pemrograman dengan memperhatikan urutan langkah-langkah perintah secara sistematis, logis , dan tersusun berdasarkan algoritma yang sederhana dan mudah dipahami.
Prinsip dari pemrograman terstruktur adalah Jika suatu proses telah sampai pada suatu titik / langkah tertentu , maka proses selanjutnya tidak boleh mengeksekusi langkah sebelumnya / kembali lagi ke baris sebelumnya, kecuali pada langkah – langkah untuk proses berulang (Loop).
Bahasa pemrograman yang mendukung pemrograman terstruktur:
1.         Cobol Turbo Prolog
2.         C
3.         Pascal
4.         Delphi
5.         Borland Delphi
Dilihat dari pengertian di atas, pemrograman terstruktur memilki beberapa sifat – sifat seperti :
a. Memuat teknik pemecahan masalah yang logis dan sistematis
b. Memuat algoritma yang efisien, efektif dan sederhana
c. Program disusun dengan logika yang mudah dipahami
d. Tidak menggunakan perintah GOTO
e. Biaya pengujian program relatif rendah
f. Memiliki dokumentasi yang baik
g. Biaya perawatan dan dokumentasi yang dibutuhkan relatif rendah
A. Pengertian Sistem Pemrograman Terstruktur
Pemrograman Terstruktur adalah pemrograman yang mendukung abstraksi data, pengkodean terstruktur dan kontrol program terstruktur.
Selain pengertian diatas Pemrograman Terstruktur adalah suatu aktifitas pemrograman dengan memperhatikan urutan langkah-langkah perintah secara sistematis, logis , dan tersusun berdasarkan algoritma yang sederhana dan mudah dipahami.
Prinsip dari pemrograman terstruktur adalah Jika suatu proses telah sampai pada suatu titik / langkah tertentu, maka proses selanjutnya tidak boleh mengeksekusi langkah sebelumnya / kembali lagi ke baris sebelumnya, kecuali pada langkah – langkah untuk proses berulang (Loop).
Untuk program yang simpel/sederhana biasanya menggunakan pemrograman terstruktur karena masih mudah dan tidak banyak dilakukan perubahan yang berarti, sedangkan untuk line lebih dari 100 atau bisa dikatakan rumit, maka digunakan pemrograman berorientasi objek. Pemrograman Terstruktur terdiri dari pemecahan masalah yang besar menjadi masalah yang lebih kecil dan seterusnya, sedangkan untuk pemrograman berorientasi objek terdiri dari pengkelompokan kode dengan data yang mana setiap objek berfungsi secara independen sehingga untuk setiap perubahan kode tidak tergantung pada kode yang lainnya, atau lebih dikenal dengan modular. Terdapat juga perbedaan secara spesifik antara Pemrograman Berorientasi Objek dengan Pemrograman Terstruktur, yaitu pada kelas dan objek. Pada Pemrograman Terstruktur tidak terdapat kelas dan objek.
Kontrol program terstruktur:
1.Runtun – urut (sequence)
2.Pilihan (selection)
3.Pengulangan (repetition – loop)
B. Pengertian Sistem Orientasi Objek
Sebuah sistem operasi berorientasi obyek adalah sebuah sistem operasi yang internal menggunakan metodologi berorientasi object. Sebuah sistem operasi berorientasi objek ini berbeda dengan objek-berorientasi user interface atau pemrograman kerangka kerja , yang dapat ditempatkan di atas sistem operasi non-object-oriented seperti DOS , Microsoft windows atau Unix . Hal ini dapat berpendapat, bagaimanapun, bahwa sudah ada konsep berorientasi objek yang terlibat dalam desain sebuah sistem operasi yang lebih khas seperti Unix. Sementara bahasa yang lebih tradisional seperti C tidak mendukung orientasi objek sebagai lancar sebagai bahasa yang lebih baru, gagasan, misalnya, berkas , aliran , atau device criver (di Unix, masing-masing diwakili sebaga
file descriptor ) dapat dianggap sebagai yang baik contoh dari orientasi objek: mereka, setelah semua, tipe data abstrak , dengan berbagai metode dalam bentuk panggilan sistem , yang perilakunya bervariasi berdasarkan jenis objek, yang pelaksanaannya rincian tersembunyi dari pemanggil, dan bahkan mungkin menggunakan warisan di mereka yang mendasari kode.
C.Perbedaan Orientasi Objek Dengan Terstruktur
Sifat-sifat dari pemrograman terstruktur dapat diuraikan sebagai berikut :
a. Memuat teknik pemecahan masalah yang logis dan sistematis
b. Memuat algoritma yang efisien, efektif dan sederhana
c. Program disusun dengan logika yang mudah dipahami
d. Tidak menggunakan perintah GOTO
e. Biaya pengujian program relatif rendah
f. Memiliki dokumentasi yang baik
g. Biaya perawatan dan dokumentasi yang dibutuhkan relatif rendah
Berbeda dengan OOP. Suatu program disebut dengan pemrograman berbasis obyek (OOP) karena terdapat :
•           Encapsulation (pembungkusan)
Encapsulation adalah mekanisme pemrograman yang membungkus kode dan data yang dimanipulasi dan menjaganya supaya terhindar dari interferensi dan penggunaan yang tidak perlu. Salah satu caranya dengan membentuk objek.
•             Inheritance (pewarisan)
Inheritance memungkinkan programer meletakkan member yang sama dalam satu class dan class-class lain dapat mewarisi member tersebut. Class yang mengandung member yang sama dari beberapa class lain dinamakan superclass atau parent class. Class yang mewarisi dinamakan subclass atau child class. Inheritance menghasilkan class hierarchy.
Polymorphism (polimorfisme –perbedaan bentuk)
Polymorphisme artinya mempunyai banyak bentuk. Dua objek atau lebih dikatakan sebagai polymorphic, bila objek-objek itu mempunyai antar muka yang identik namun mempunyai perilaku-perilaku yang berbeda.
Bisa dikatakan pada pemrograman berorientasi objek, dapat dilakukan sebuah programming terhadap code yang lebih baik daripada pemrograman terstruktur, itu juga untuk kaliber atau skala rumit atau besar, sedangkan untuk coding yang skala kecil lebih mudah menggunakan pemrograman terstruktur dikarenakan lebih singkat dan mudah tanpa banyak perubahan yang penting.
berdasarkan penjelasan diatas, sangat jelas sekali bahwa pemrograman tersktruktur unggul dalam melakukan pemrograman sederhana karena lebih efisien dan lebih murah dalam hal perawatannya tetapi permodelan ini lebih susah untuk dipahami oleh orang – orang selain pembuat program itu sendiri (contohnya ketika dlakukan tracing program ).
Sementara itu pemrograman berorientasi objek memliki beberapa keuntungan seperti :
1.Maintenance; program lebih mudah dibaca dan dipahami, dan pemrograman berorientasi obyek mengontrol kerumitan program hanya dengan mengijinkan rincian yang dibutuhkan untuk programmer.
2.Pengubahan program (berupa penambahan atau penghapusan fitur tertentu); perubahan yang dilakukan antara lain menyangkut penambahan dan penghapusan dalam suatu database program misalnya.
3.Dapat digunakannya obyek-obyek sesering yang diinginkan, kita dapat menyimpan obyek-obyek yang yang dirancang dengan baik ke dalam sebuah tolkit rutin yang bermanfaat yang dapat disisipkan kedalam kode yang baru dengan sedikit perubahan atau tanpa perubahan pada kode tersebut.
Jadi, sangat jelas sekal bahwa pemrograman berorientasi objek sangat cocok sekali digunakan dalam kasus pembuatan software yang rumit dan kompleks karena memberikan berbagai kemudahan kepada pemrogram seperti yang telah disebutkan diatas.
Sumber: